Media & Informasi
Webinar Pustral UGM, Dirut PT AMI Dukung Usaha Dekarbonisasi Melalui Transportasi Publik
Yogyakarta, 31 Juli 2024 – Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM menyelenggarakan webinar dalam rangka peringatan HUT ke-23 tahun Pustral UGM dengan tema “Transportasi Hijau, Dekarbonisasi dan Pembangunan Berkelanjutan: Kenyataan, Harapan, dan Tantangan”.
Webinar ini menyoroti tentang berbagai aspek terkait dengan dekarbonisasi serta strategi-strategi yang diterapkan untuk mencapainya, termasuk realisasi dan tantangan yang dihadapi dalam proses peralihan energi di sektor transportasi.
Dalam perkembangannya, dekarbonisasi sektor transportasi di Indonesia masih memiliki banyak tantangan. Webinar ini juga menjadi ajang berdiskusi dari berbagai pihak tentang isu dekarbonisasi tersebut.
Sambutan dari Kepala Pustral UGM, Bp. Ikaputra juga berharap dengan adanya webinar ini sebagai upaya untuk meningkatkan dan mengampanyekan tentang transportasi hijau di Indonesia.
Acara webinar ini mendatangkan pembicara dari stakeholder transportasi, yakni Bp. Pandu Yunianto selaku Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan, Kementrian Perhubungan, Bp. Syaripudin selaku Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Bp. Muh. Sahli selaku EVP Perencanaan Strategis PT KAI Persero, dan Bp. Tumiran selaku Tenaga Ahli Pusat Studi Energi UGM.
Sebagai pengelola layanan angkutan umum bersubsidi Trans Jogja, Bp. Priyatno Bambang Hernowo selaku Diretur Utama PT AMI menjadi salah satu pembicara dalam webinar ini.
Pandangan tentang peran transportasi publik sebagai usaha dekarbonisasi, serta berbagai tantangan dan dukungan yang dibutuhkan dalam pengelolaan sistem transportasi publik dibahas dalam webinar tersebut.
Bp. Priyatno Bambang Hernowo juga menekankan tentang pentingnya keberpihakan dari berbagai kalangan terhadap keberlangsungan transportasi publik. Ia menjelaskan bahwa keberpihakan dari masyarakat & pemangku kepentingan terhadap transportasi publik akan berpengaruh dalam pengurangan emisi karbon di Indonesia
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
PT AMI Bersinergi Luncurkan Jogja Travel Pass sebagai Inovasi Layanan Transportasi Terintegrasi di Yogyakarta
Yogyakarta — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) bersama Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY), PT Nusantara Global Inovasi (PT NGI), dan PT Lentera Inovasi Teknologi (PT LAIT) melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus Launching Jogja Travel Pass pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Halte Park and Ride Adisucipto.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi di Yogyakarta, sekaligus menegaskan komitmen lintas lembaga dalam menghadirkan layanan mobilitas yang lebih mudah, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam rangkaian acara tersebut, disampaikan pula penjelasan mengenai produk LAIT (Layanan Angkutan Integrasi Transportasi) yang dikembangkan sebagai solusi integrasi layanan transportasi publik. Di wilayah Yogyakarta, produk LAIT ini diberi nama Jogja Travel Pass, yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses transportasi melalui satu sistem terpadu.
Jogja Travel Pass diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan nyaman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. Melalui sistem ini, pengguna dapat mengakses layanan transportasi publik secara terintegrasi, sehingga mendorong penggunaan angkutan umum yang lebih luas dan berkelanjutan.
Acara launching ditandai dengan penandatanganan PKS oleh para pihak yang terlibat, yaitu Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo; Direktur Utama PT Lentera Inovasi Teknologi, Bapak Sufyan Shauri; serta Direktur Utama PT NGI, Bapak Agung Trianto Nugroho. Penandatanganan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ibu Chrestina Erni Widyastuti, sebagai bentuk dukungan dan pengawasan dari pemerintah daerah terhadap implementasi kerja sama ini.
Sementara itu, Dishub DIY menyambut baik peluncuran Jogja Travel Pass sebagai langkah strategis dalam mendorong penggunaan transportasi publik dan mendukung kebijakan pengurangan kemacetan serta emisi di wilayah perkotaan. Integrasi layanan transportasi melalui satu sistem dinilai akan memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan daya tarik angkutan umum di Yogyakarta.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, acara kemudian dilanjutkan dengan pengalaman langsung menggunakan layanan transportasi publik, yaitu naik bus Trans Jogja. Rombongan peserta memulai perjalanan dari Park and Ride Maguwo, yang merupakan salah satu simpul transportasi strategis di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi simbol implementasi nyata dari konsep integrasi transportasi yang diusung melalui Jogja Travel Pass.
Park and Ride Maguwo dipilih sebagai titik keberangkatan karena perannya yang penting dalam mendukung peralihan moda transportasi dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Melalui pemanfaatan simpul transportasi ini, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien.
Ke depannya, Jogja Travel Pass akan terus dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak layanan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pengembangan pariwisata di Yogyakarta.

PT AMI Terima Kunjungan Komisi C DPRD Jateng dan PT Jateng Agro Berdikari Bahas Bisnis Transportasi
Yogyakarta, 19 September 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menerima kunjungan kerja dari Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama jajaran direksi PT Jateng Agro Berdikari di Pool Trans Jogja, Jumat (19/9). Kunjungan ini dilaksanakan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor transportasi dan unit usaha lainnya.
_1758621436.jpg)
Agenda kunjungan dipimpin oleh Ketua Komisi C DPRD Jateng, H. Bambang Haryanto Burhanudin, didampingi Wakil Ketua Dedy Endriyatno, SE, dan Drs. Anton Lami Suhadi, M.Si. Turut hadir Kabiro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, H. Agus Prasutio, SH, serta Direktur Utama PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), Ir. Totok Agus Siswanto. Kehadiran mereka memperkaya ruang diskusi sekaligus mempertegas arah kerja sama antar-BUMD.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Direksi PT AMI menyambut langsung delegasi dari Jawa Tengah. Diskusi berjalan interaktif, dengan fokus utama pada layanan transportasi publik Trans Jogja sebagai salah satu unit usaha strategis PT AMI.
Ketua Komisi C, Bambang Haryanto, menyampaikan ketertarikan pihaknya pada pengalaman PT AMI dalam mengelola transportasi. “Kami memiliki Trans Jateng yang saat ini dikelola Dishub dan rencananya akan dikelola BLUD. Kami ingin mempelajari dampaknya, serta bagaimana model pengelolaan di PT AMI mampu bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Anggota Komisi C, Asrar, turut mengapresiasi keberanian PT AMI. “Bisnis transportasi sangat berat, banyak yang tidak mampu bertahan. Kami ingin mengetahui bagaimana dukungan subsidi pemerintah DIY agar layanan ini tetap berjalan,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo, menjelaskan bahwa PT AMI merupakan hasil penggabungan lima perusahaan daerah, yang sejak 2008 mendapat mandat mengelola angkutan perkotaan Trans Jogja. “Untuk Trans Jogja, biaya operasional kendaraan dan biaya pendukung sekitar Rp100 miliar/tahun, pendapatan berkisar 13-15 miliar, subsidi pemerintah DIY sebesar Rp80–90 miliar per tahun.
Ia menambahkan, penyediaan layanan transportasi harus dilihat secara makro. “Dengan adanya transportasi publik, beban belanja untuk mobilitas masyarakat dapat ditekan, dan pengeluaran bisa dialihkan ke kebutuhan lain yang berdampak positif pada peningkatan PAD”, tandasnya.
_1758621569.jpg)
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi PT AMI untuk memperkuat sinergi antar-BUMD di Indonesia. Selain memperlihatkan komitmen terhadap transparansi dan tata kelola yang baik, kunjungan kerja ini juga membuka peluang kolaborasi strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Audiensi PT AMI ke BPKP Perwakilan DIY: Mewujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Lebih Baik
Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) melakukan audiensi ke Kantor BPKP Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu, 6 Agustus 2025. Silaturahim ini sebagai perkenalan dengan Kepala Perwakilan BPKP DIY yang baru, Ibu Dessy Adin. Turut hadir mendampingi jajaran BPKP, Bapak Puji Yuwono selaku Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara, serta Ibu Dian Rumastuti dan Bapak Fachri selaku Auditor Madya (Pengendali Teknis).

Dalam pertemuan tersebut, PT AMI menyampaikan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan Good Corporate Governance (GCG) di masing-masing unit bisnis dan bagian pendukung. Penguatan kapasitas SDM dalam memastikan penerapan GCG dan Manajemen Risiko menjadi hal yang dimintakan dukungan dari BPKP kepada PT AMI melalui pelatihan dan pengembangan.
PT AMI menyampaikan organ Satuan Pengawas Internal (SPI) sebagai bagian dari penguatan penerapan GCG dan Quality Management System ISO 9001:2015. BPKP Perwakilan DIY menyampaikan dukungan untuk penerapan GCG dan Manajemen Risiko yang memastikan keberlanjutan dan kemanfaatan PT AMI untuk pemangku kepentingannya.

Melalui audiensi ini, PT AMI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan secara berkelanjutan melalui kolaborasi aktif dengan lembaga BPKP sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
Bimbingan Teknis Rekonstruksi Arsip: Langkah PT AMI dalam Optimalisasi Pemanfaatan Arsip
Dalam komitmen untuk memastikan pemusatan, keberlangsungan, dan optimalisasi penggunaan arsip, PT AMI telah menjalin kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY dalam penyelenggaraan acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Rekonstruksi Arsip. Acara ini dihadiri oleh 21 karyawan PT AMI dan berlangsung selama dua hari, tepatnya pada tanggal 27 - 28 Maret 2024.
Acara Bimtek diawali dengan sambutan dari Kepala DPAD DIY, Bapak Kurniawan, serta Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo. Direktur Utama PT AMI menekankan urgensi pengelolaan arsip bukan sekadar sebagai tanggung jawab, melainkan juga sebagai kebutuhan yang strategis bagi perusahaan dalam mengambil Keputusan dan kebijakan.
Materi-materi terkait pengelolaan dan penyusunan arsip disampaikan oleh Arsiparis Madya DPAD DIY, Bapak Rusidi, dan Arsiparis Penyelia DPAD DIY, Ibu Yunianti. Selain teori, para peserta Bimtek juga diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan teknik rekonstruksi arsip serta melakukan kunjungan ke Kantor DPAD DIY untuk memperoleh wawasan lebih dalam terkait penataan arsip. Acara Bimtek ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan sistem kearsipan yang sesuai dengan standar prosedur dan peraturan perundangan yang berlaku.
Sebagai tindak lanjut dari acara Bimtek Rekonstruksi Arsip, PT AMI akan melakukan pendataan dan pembuatan klasifikasi arsip di setiap bagian dan unit bisnis mereka. Selain itu, DPAD DIY juga akan terus memberikan pembinaan dan bimbingan terhadap pengelolaan arsip di perusahaan tersebut, sebagai upaya untuk memastikan keberlangsungan sistem pengarsipan yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
