Media & Informasi
Podcast on the Bus: Menjaring Aspirasi, PT AMI Satukan DPRD, Akademisi, dan Aktivis Bahas Trans Jogja Inklusif di Bus Listrik
Yogyakarta, 2 Desember 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) pagi ini menyelenggarakan inovasi komunikasi publik melalui program "Podcast on the Bus". Mengambil setting unik di dalam bus listrik Trans Jogja, diskusi ini mengangkat tema "Trans Jogja yang Inklusif dan Keberlanjutan," disiarkan secara live melalui platform YouTube.
Program ini menghadirkan narasumber lintas sektor yang sangat kompeten, yaitu Ibu Chrestina Erni Widyastuti (Kepala Dinas Perhubungan DIY), Bapak Amir Syarifudin (Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY), Bapak Imam Basuki (Akademisi), dan Ibu Yuni Lestari (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia). Acara dipandu oleh Host Iwan Agasatya.

Diskusi interaktif ini mengambil tempat di dalam salah satu armada bus listrik Trans Jogja, melintasi koridor Jombor hingga Malioboro. Pemilihan bus listrik secara langsung menegaskan komitmen PT AMI terhadap aspek keberlanjutan dan transportasi rendah emisi yang menjadi masa depan mobilitas perkotaan. Sesi ini menyoroti pentingnya dukungan semua pihak untuk memastikan keberlangsungan Transportasi Publik sebagai jawaban atas tantangan spasial DIY. Sisi inklusifitas Trans Jogja perlu diperbaiki dengan memastikan halte yang ramah disabilitas, pelatihan petugas dengan hospitality yang setara.
Jangan Lewatkan! Tonton Ulang Diskusi Inovatif Ini
Meskipun siaran langsung telah usai, Anda tetap dapat menyaksikan kembali seluruh rangkaian diskusi berharga ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendengarkan langsung insight dari para pakar mengenai strategi inklusivitas dan keberlanjutan Trans Jogja.
Tayangan ulang "Podcast on the Bus" dapat diakses sepenuhnya melalui kanal YouTube STARJOGJA FM. Segera tonton dan pahami insight dari berbagai sudut pandang ahli mengenai transportasi publik di Yogyakarta!
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
Kontribusi PT AMI dalam Business Matching Penguatan Ekosistem Kemitraan Guna Kemajuan Pendidikan Vokasi
PT AMI berperan serta dalam acara “Business Matching Penguatan Ekosistem Kemitraan” yang bertempat di Hotel Harper Malioboro Yogyakarta, Rabu (22/5).
Penyelenggara kegiatan ini adalah kolaborasi antara Dit. Mitras DUDI dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Vokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dalam rangka mewujudkan pendidikan vokasi yang senantiasa relevan dengan tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Pendidikan vokasi masih memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik vokasi tentang kebutuhan DUDI sekarang ini. Business Matching ini menjadi cara strategis untuk membangun kerja sama dengan mitra industri, sehingga terjadi kesesuaian antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dalam DUDI.
Sebagai salah satu mitra industri yang turut dalam acara Business Matching ini, PT AMI berharap dapat memberikan kebermanfaatan untuk kemajuan pendidikan vokasi, menciptakan SDM yang unggul, dan pengembangan inovasi berdasarkan potensi daerah di DIY. Demikian halnya melalui kontribusi ini, PT AMI bisa mendapat manfaat dari inovasi yang dilakukan Pendidikan Vokasi untuk pertumbuhan dan perkembangan PT AMI.
Dalam wujud konsistensi dan tanggung jawab dalam merealisasikan harapan tersebut, PT AMI telah menandatangani MoU dengan Sekolah Vokasi UGM untuk mengadakan kerja sama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian terutama dalam bidang pendidikan vokasi. Seremonial penandatangan MoU ini juga diikuti oleh 15 MoU baru lainnya dan dihadiri oleh 42 mitra industri lain di Yogyakarta.

PT AMI Gelar Diskusi “Transportasi Jogja, Integrasi dan Keistimewaan”
Yogyakarta, 16 Juli 2025 — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI), BUMD yang ditugaskan mengelola dan mengoperasikan layanan Trans Jogja, kembali menginisiasi forum diskusi strategis bertajuk “Transportasi Jogja, Integrasi dan Keistimewaan.” Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu (16/07) di Hula Hoop Meeting Room, Loman Park Hotel, Yogyakarta, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari sektor transportasi, pemerintahan, akademisi, dan komunitas.
Diskusi dibuka oleh Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo, yang juga bertindak sebagai moderator. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya membangun sistem transportasi publik yang tidak hanya efisien dan terintegrasi, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai budaya dan keistimewaan Yogyakarta. Forum ini, menurutnya, menjadi ruang bersama untuk menyatukan pemikiran lintas sektor demi menciptakan solusi transportasi yang berkelanjutan.

Sebagai narasumber utama, hadir Ibu Chrestina Erni Widyastuti, Kepala Dinas Perhubungan DIY; Bp. Ikaputra, Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) UGM; serta Bp. Tyo Gilang, perwakilan dari Forum Diskusi Transportasi Yogyakarta (FDTY). Ketiganya memaparkan tantangan aktual yang dihadapi transportasi di Yogyakarta, seperti tingginya rasio kendaraan pribadi, kemacetan musiman terutama di kawasan Malioboro, hingga tantangan infrastruktur transportasi publik yang belum sepenuhnya mendukung kemudahan akses dan kenyamanan pengguna.
Diskusi juga menyoroti kebutuhan mendesak akan integrasi moda transportasi, penyusunan roadmap transportasi berkelanjutan, serta pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk beralih ke transportasi publik. Selain itu, dibahas pula urgensi pengelolaan parkir yang lebih terencana, penyesuaian kebijakan dengan pertumbuhan wilayah dan infrastruktur baru, serta penguatan sinergi antara pemerintah, operator, dan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, PT Jogja Tugu Trans (PT JTT), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA), Dinas Kebudayaan DIY, Dishub Kota Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), PT Semesta Alam Jogja (PT SAJ), dan Transport for Yogyakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkaya jalannya diskusi, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanggapan dan usulan dari peserta, termasuk pelaku transportasi dan komunitas pengguna Trans Jogja. Mereka menekankan perlunya pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan, peningkatan kualitas layanan, serta konsistensi arah pembangunan transportasi yang tidak bergantung pada pergantian kepemimpinan.
Melalui forum ini, PT AMI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan. Diskusi ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran gagasan, tetapi juga bagian dari langkah nyata untuk mendorong terciptanya sistem transportasi yang terintegrasi, inklusif, dan mencerminkan keistimewaan Yogyakarta.
PT AMI Tingkatkan Profesionalisme SDM Lewat Pelatihan SAK EP
Yogyakarta, 17 Oktober 2025 — Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menyelenggarakan Pelatihan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) pada Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Lova Meeting Room, Loman Park Hotel – Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh karyawan dari berbagai unit kerja di lingkungan PT AMI dan menghadirkan narasumber Dr. Wing Wahyu Winamo, MAFIS, CA, Ak., akademisi dan praktisi akuntansi terkemuka. Melalui metode penyampaian interaktif dan studi kasus, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai penerapan SAK EP dalam praktik akuntansi di dunia usaha, khususnya BUMD.

Pemahaman Akuntansi yang Relevan dan Adaptif
Dalam pemaparannya, Dr. Wing menekankan pentingnya pemahaman terhadap SAK EP sebagai panduan bagi entitas privat untuk menyusun laporan keuangan yang lebih relevan, transparan, dan akuntabel. Selain membahas prinsip dasar, pelatihan juga menyoroti pembaruan terkini dan contoh penerapan langsung di lingkungan operasional PT AMI, agar karyawan mampu menyesuaikan praktik akuntansi dengan kebutuhan bisnis modern dan regulasi yang berlaku.
Menumbuhkan Profesionalisme dan Sinergi Tim Keuangan
Pelatihan ini menjadi bagian dari program pengembangan kompetensi internal yang dijalankan secara berkelanjutan oleh PT AMI. Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap seluruh peserta dapat memperkuat wawasan teknis, kemampuan analitis, dan penerapan akuntansi yang efektif di masing-masing unit kerja. “Kami mendorong setiap karyawan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan standar akuntansi. Profesionalisme bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga komitmen untuk bekerja transparan dan akuntabel,” ungkap perwakilan manajemen PT AMI.

Komitmen Berkelanjutan dalam Pengembangan SDM
PT AMI menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas strategis perusahaan. Melalui pelatihan, pendampingan, dan kegiatan berbasis peningkatan kapasitas, perusahaan berupaya membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif. Pelatihan SAK EP ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat tata kelola keuangan perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing PT AMI sebagai BUMD yang berorientasi pada kinerja profesional dan kontribusi terhadap daerah.
“Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat”
— tagline yang terus menjadi semangat dalam setiap langkah pengembangan PT AMI.

PT AMI Gelar Kick Off Meeting RKA 2026, Optimalkan Strategi Menuju Target Kinerja 2026
Yogyakarta, 30 Desember 2025 - Menutup rangkaian akhir tahun, PT Anindya Mitra Internasional (AMI) mengadakan Kick Off Meeting Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026 yang diselenggarakan di Hotel Rohan Yogyakarta. Rapat Kerja ini dihadiri direksi PT AMI beserta perwakilan managerial dari masing-masing unit bagian PT AMI. Rapat tahunan ini menjadi wadah konsolidasi internal, evaluasi kinerja, serta komitmen bersama dalam mencapai target perusahaan mendatang.
Rapat Kerja dibuka dengan sesi stressing ringan dengan tujuan menyatukan frekuensi dan energi seluruh peserta kick off melalui afirmasi bersama. Kegiatan pembuka ini dilengkapi dengan penayangan video motivasi di awal dan akhir acara sebagai upaya membangkitkan semangat, daya juang, serta optimisme seluruh insan PT AMI untuk mengawali tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo menyampaikan evaluasi capaian kinerja tahun 2025 sebagai bahan pembelajaran dan introspeksi bersama. Beliau menyampaikan bahwa Key Performance Indicator (KPI) bukan hanya sebuah angka pencapaian, melainkan suatu instrumen penting untuk mengukur sejauh mana usaha, proses, dan kinerja individu maupun unit dalam mencapai tujuan perusahaan.

Pada kesempatan ini juga disampaikan bahwa capaian laba tahun 2025 terealisasi sebesar Rp7,3 miliar (prognosa) dari target Rp8,19 miliar sebagaimana tertuang dalam RKA. Capaian ini menjadi catatan penting bagi perusahaan untuk menyusun strategi dan langkah unggulan yang lebih terarah dalam mengawal target tahun 2026. Lebih lanjut, Direksi menekankan bahwa setiap rencana investasi di tahun 2026 harus bersifat produktif dan strategis, serta mampu memberikan dukungan nyata terhadap pencapaian target korporasi secara menyeluruh.
Sementara itu, TM. Fuad Hassan selaku Direktur Keuangan, SDM, dan Umum memaparkan target kinerja tahun 2026 beserta sejumlah inisiatif strategis yang akan dijalankan. PT AMI menargetkan capaian laba sebesar Rp10,3 miliar pada tahun 2026, yang didukung oleh optimalisasi kinerja unit usaha serta perencanaan investasi yang terukur dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui Kick Off Meeting RKA 2026 ini, PT AMI menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, bertumbuh, dan menebar manfaat, sejalan dengan nilai dan arah pengembangan perusahaan, demi memberikan kontribusi positif bagi daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
