Media & Informasi
Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2024, Upaya Pembinaan BPKA kepada BUMD, PT AMI, dalam Mewujudkan Pertumbuhan Bisnis Perusahaan
Yogyakarta, 25 April 2024 – Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY sebagai Pembina BUMD, menyelenggarakan evaluasi kinerja Triwulan I 2024 terhadap kinerja PT Anindya Mitra Internasional. Evaluasi tersebut bertempat di kantor Holding PT AMI dan dihadiri oleh perwakilan dari BPKA, termasuk Ibu Endrawati Utami selaku Kepala Bidang Bina Administrasi Keuangan Daerah, Ibu Rachma Tyasari selaku Kepala Sub Bidang Bina Administrasi Badan Usaha Milik Daerah, dan Saudari Wening sebagai Staf Bidang Bina Administrasi Badan Usaha Milik Daerah, serta jajaran Direksi dan manajemen PT AMI.
Evaluasi kinerja ini menjadi momen penting yang tidak hanya sekedar agenda rutin triwulan, tetapi diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi antara PT AMI dengan BPKA dalam mencapai tujuan peningkatan kinerja perusahaan. Pertemuan yang berlangsung dengan agenda yang komprehensif, setiap unit bisnis dan bagian di PT AMI memaparkan laporan terkini tentang kinerja keuangan dan operasional selama tiga bulan terakhir.
Fokus utama dalam evaluasi ini adalah pembahasan tentang KPI Korporat, target pencapaian, dan strategi perbaikan untuk kedepannya. Pihak BPKA memberikan masukan dan rekomendasi sebagai langkah untuk meningkatkan kinerja di bulan-bulan mendatang. Tidak hanya itu, pembahasan yang mencakup Tata Kelola Perusahaan, terutama dalam konteks ketersediaan Standar Prosedur Operasi.
Pertemuan evaluasi kinerja ini menjadi lebih dari sekadar proses penilaian, tetapi juga sebagai platform untuk memperkuat sinergi antara BUMD dengan pemerintahan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan kesinambungan bisnis. Dengan adanya evaluasi kinerja yang komprehensif dan kolaboratif seperti ini, PT AMI berkomitmen untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan ekonomi daerah.

Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
PENGUMUMAN PENJUALAN ULANG ASET
PENGUMUMAN PENJUALAN ULANG ASET
PT ANINDYA MITRA INTERNASIONAL
PT Anindya Mitra Internasional membuka kesempatan kepada masyarakat, pelaku usaha, maupun badan usaha untuk mengikuti proses Penjualan Ulang Aset Perusahaan.
Penjualan ulang ini merupakan tindak lanjut atas Pengumuman Penjualan Aset PT Anindya Mitra Internasional tanggal 21 Juli 2026, mengingat belum terdapat calon pembeli yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
Aset yang ditawarkan dibagi dalam 9 (sembilan) klaster sebagai berikut:
1. Klaster KPKNL
Mesin percetakan, furniture, dan elektronik. Informasi serta mekanisme lelang untuk klaster ini akan diumumkan melalui website KPKNL/lelang.go.id.
2. PN – Mesin dan Peralatan
Antara lain mesin potong rumput, meja besi, dan peralatan lainnya.
3. PN – Furniture
Antara lain meja satu biro, meja setengah biro, kursi putar, dan furniture lainnya.
4. PN – Elektronik
Antara lain printer, CPU, speaker, kipas angin, AC, dan peralatan elektronik lainnya.
5. Bedoyo – Mesin dan Peralatan
Antara lain mesin giling batu, genset, timbangan, dan peralatan lainnya.
6. Pool – Mesin dan Peralatan
Antara lain kompresor, dongkrak, dan peralatan lainnya.
7. Pool – Furniture
Antara lain kursi, lukisan, dan furniture lainnya.
8. Kaliurang – Mesin dan Peralatan
Antara lain water meter, pipa, dan peralatan lainnya.
9. Kaliurang – Furniture
Antara lain kursi, pintu, jendela, dan furniture lainnya.
Download Format Surat Minat
Format Surat Minat dapat diunduh pada tautan berikut: Formulir Surat minat
Bagi pihak yang berminat, silakan menyampaikan Surat Minat melalui:
Email: sekretariat@anindya.co.id
WhatsApp: 088228886287
Batas akhir pengumpulan Surat Minat pada hari rabu, 09 September 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, jadwal, dan mekanisme penjualan akan disampaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
PENGUMUMAN PEMILIHAN MITRA KERJA SAMA PEMANFAATAN GAGAL
Panitia Pemilihan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Mal dan Hotel yang terletak di Jalan Malioboro Nomor 52 – 28 Yogyakarta telah melakasanakan Proses Pemilihan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Mal dan Hotel dengan hasil dinyatakan GAGAL DAN AKAN DILAKUKAN PEMILIHAN ULANG.
Penjelasan mengenai hasil Proses Pemilihan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Mal dan Hotel telah tertera dalam link berikut : PENGUMUMAN PEMILIHAN MITRA KERJA SAMA PEMANFAATAN GAGAL
Lantik Dewan Direksi Baru PT AMI, Sultan Minta Laba dan PAD DIY Ditingkatkan
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik dewan direksi baru PT. Anindya Mitra Internasional (AMI) periode 2023-2028. Dalam amanatnya Sultan meminta agar pejabat yang dilantik mampu meningkatkan laba bersih dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DIY melalui perusahaan pelat merah tersebut.
Berdasarkan SK Gub. No. 369/KEP/2023, jabatan Direktur Utama dipegang oleh Priyatno Bambang Hernowo; Direktur Keuangan diduduki oleh TM. Fuad Hassan dan Direktur Operasional dijabat Suryo Albar. Mereka dipilih berdasarkan fit and proper test melalui pencermatan dari aspek-aspek profesionalisme dan juga kompetensi.
Sultan mengatakan pada 2022 lalu total aset dari PT. AMI mencapai Rp55,26 M dengan laba bersih setelah pajak sebesar Rp1,57 M. Jumlah ini menjadi tantangan bagi dewan direksi baru PT AMI periode 2023-2028 yang baru saja dilantik untuk ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang lewat optimalisasi berbagai aset yang dimiliki.
“Jajaran direksi juga diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi produk, meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, meningkatkan kemampuan pemasaran, serta upaya lain yang sekiranya diperlukan untuk menjaga kesehatan ekonomi PT AMI," kata Sri Sultan Kamis (9/11/2023).
Sultan meminta setelah dilantik jajaran direksi bergerak cepat untuk merumuskan tata hubungan kerja organ perseroan, menyusun rencana bisnis, menyusun rencana kerja perusahaan dan mempersiapkan kerja sama dengan mitra-mitra potensialnya. Semua itu harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Hal ini perlu dilakukan, mengingat PT AMI yang merupakan BUMD Pemda DIY yang sejak tahun 1987 telah menjadi gabungan beberapa Perusahaan Daerah. Unit bisnis PT AMI meliputi properti, transportasi, pariwisata, percetakan, air minum dan pertambangan. Tentunya kesemuanya ini adalah ujung tombak pelayanan pada kebutuhan primer masyarakat.
Direktur Utama PT. AMI Priyatno Bambang Hernowo menerangkan, ia dan tim berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada warga DIY. Menurutnya, dengan masuknya dewan direksi baru PT AMI memiliki capacity development internal untuk meningkatkan performanya.
"Kami akan menjalankan pesan-pesan beliau [Sri Sultan] sehingga korporasi ini akan lebih baik lagi dalam hal kinerjanya. Kinerja yang utama yaitu pelayanan, kemudian aspek bisnisnya, sisi laba, sisi aset dan PAD," ujar Priyatno.
Sumber : jogjapolitan.harianjogja.com
Membangun Karier dan Kompetensi untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Mengembangkan karier tidak terjadi secara instan, tetapi dibangun melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Menentukan tujuan karier menjadi langkah awal yang penting agar setiap upaya pengembangan diri memiliki arah yang jelas. Dengan memahami minat, potensi, serta target yang ingin dicapai, seseorang dapat lebih fokus dalam meningkatkan kemampuan yang dibutuhkan.
Selain itu, pengembangan skill harus dilakukan secara berkelanjutan. Mencoba pengalaman baru, mengikuti pelatihan, dan membiasakan diri untuk selalu belajar. Membangun jaringan yang lebih luas dan positif serta memilah lingkungan yang suportif untuk dapat membuka peluang baru serta menjadi sarana bertukar pengetahuan dan pengalaman.
Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, kemampuan untuk beradaptasi menjadi kunci utama. Mengembangkan keterampilan yang relevan, berani keluar dari zona nyaman, serta melakukan evaluasi secara berkala akan membantu seseorang terus berkembang. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, peluang untuk meraih karier yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah akan semakin terbuka.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, penting juga untuk mengembangkan soft skill seperti komunikasi, kerja sama, manajemen waktu, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Keterampilan tersebut dapat mendukung seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan kerja. Dengan mengembangkan hard skill dan soft skill secara seimbang, seseorang dapat menjadi lebih percaya diri, profesional, dan siap menghadapi berbagai peluang dalam perjalanan karier.