Media & Informasi
Kolaborasi untuk Kebaikan: PT AMI dan Komunitas Lokal Bersinergi Membangun DIY
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tumbuh dan berakar di Daerah Istimewa Yogyakarta, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) terus berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat. Melalui berbagai program dan kegiatan, PT AMI meyakini bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sosial dan komunitas lokal.
Sampai saat ini, PT AMI menjalankan beragam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang menitikberatkan pada tiga pilar utama: penguatan hubungan sosial, pemberian kemanfaatan langsung bagi masyarakat, serta pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan CSR PT AMI tidak hanya berwujud bantuan finansial, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian dan kolaborasi antara perusahaan dengan berbagai lapisan masyarakat di DIY.

Salah satu bentuk kontribusi nyata adalah pemberian bantuan kepada institusi pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat umum. Selain itu, acara bakti sosial menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Ulang Tahun PT AMI. Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi panti asuhan, termasuk panti yang menaungi anak-anak penyandang disabilitas, serta menyerahkan bantuan kebutuhan pokok. Melalui kegiatan ini, PT AMI tidak hanya berbagi kebahagiaan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
Tak berhenti di situ, PT AMI juga aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, seperti penyaluran hewan qurban, serta bantuan air bersih ataupun akses listrik di wilayah yang membutuhkan. Semua kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat perusahaan untuk hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama.

Dengan semangat “Bersama Tumbuh dan Memberi Manfaat", PT AMI terus berupaya menjaga keseimbangan antara kemajuan bisnis dan tanggung jawab sosial. Kolaborasi dengan masyarakat bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari identitas perusahaan yang tumbuh dari tanah Yogyakarta dan berkomitmen untuk terus memberi arti bagi setiap langkah pembangunan di daerah ini.
“Kami percaya, pertumbuhan sejati adalah ketika kita dapat tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan sekitar,” – PT Anindya Mitra Internasional.
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
PT AMI Gelar FGD, Bahas Trans Jogja dan Perannya dalam Wujudkan Keberlanjutan Transportasi Publik
PT AMI selaku operator Trans Jogja kembali menggelar Diskusi dengan pemangku kepentingan Trans Jogja yang bertajuk “Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan”. Kegiatan ini berlangsung di Jasmin 1 Meeting Room, Grand Rohan Jogja, Rabu (26/03/2025).
Diskusi kali ini bertajuk "Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan", dimana isu yang dibahas terkait peran transportasi publik dalam hal ini Trans Jogja dalam mengatasi permasalahan mobilitas perkotaan dan strategi untuk meningkatkan minat masyarakat Yogyakarta untuk beralih ke transportasi publik, Trans Jogja.
Diskusi ini diawali dengan sambutan dari Bp. Priyatno Bambang Hernowo selaku Direktur Utama PT AMI sekaligus moderator pada acara tersebut. Dalam sambutannya, Bp. Hernowo mengingatkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik diperlukan adanya intergrasi, baik antar moda maupun pada kabupaten kota serta provinsi DIY.
Sambutan dilanjutkan oleh Ibu Nunik Arzakiyah selaku Sekertaris Dinas Perhubungan DIY mewakili Kepala Dinas Perhubungan DIY Bp. Wiyos Santoso sebagai key note speaker. Bp. Wiyos Santoso berharap adanya diskusi ini dapat memperbaiki pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta, dalam hal ini Trans Jogja.
“Semoga dengan diadakannya Forum Group Disucussion ini dapat saling memberikan wawasan, masukan, dan gagasan untuk perbaikan pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta,” ujarnya.
Sebelum diskusi dengan tiga narasumber dimulai, dilakukan pemutaran video untuk mengenalkan logo dan tagline Trans Jogja, yakni “Penghubung Setiap Cerita”.
Ketua Komisi B Ibu Andriana Wulandari sebagai narasumber pertama dalam diskusi ini menjelaskan tentang bagaimana mewujudkan layanan transportasi publik yang aksesibel bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan selalu bersinergi untuk mewujudkan hal tersebut.
“DPRD terus berkomitmen untuk pengawasan dan evaluasi akan selalu kita laksanakan secara berkala, dan selalu sinergi dengan pemangku kepentingan untuk transportasi berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, UPKM Psikologi UGM Bp. Rahmat Hidayat menjelaskan laporan riset kepuasan pelanggan Trans Jogja yang dilakukan Oktober 2024 lalu.
Ia mengungkap bahwa perbedaan prespektif dan ekspetasi yang signifikan antara pengguna Trans Jogja dan non pengguna terlihat pada faktor subyektif, seperti tingkat keamanan hingga pelayanan, dimana pengguna Trans Jogja memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi.
“Faktor yang menghambat masyarakat tidak menggunakan layanan Trans Jogja untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari bukanlah faktor yang sifatnya objektif, tapi justru faktor subyektif,” ungkapnya.
Tenaga Ahli Bidang Transportasi Bp. Nindyo Cahyo Kresnanto sebagai narasumber terakhir menambahkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih efisien harus dijalankan secara terpadu. “Transport demand management itu harus dijalankan, dan tidak bisa dijalankan sendiri,” tegasnya.
Diskusi dilanjutkan dengan masukan-masukan dari beberapa pihak antara lain: Bp. Wulan Sapto Nugroho selaku Kepada Bidang Angkutan Dishub DIY, Bp Agus Andrianto selaku Direktur Utama PT JTT, Ibu Seraphine Destina Nurani selaku Diretur Utama PT Era Pratama Raya, Bp. Dody Andiawan selaku Direktur Operasional PT NGI, serta perwakilan dari komunitas Transport For Yogya.
Secara garis besar masukan perbaikan terkait dengan pengoptimalan anggaran, peningkatan layanan operasional, perningkatan layanan untuk kru bus hingga terkait publikasi di sosial media guna menarik minat masyarakat terhadap Trans Jogja.
Melalui forum diskusi ini, diharapkan dapat memberikan wawasan baru yang mendalam terkait permasalahan dan solusi tentang sistem angkutan umum Trans Jogja. Selain itu, diskusi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik.
Buka Bersama Ramadan 1447 H, PT AMI Perkuat Semangat Bergerak, Bertumbuh, dan Tebar Manfaat
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus mempererat tali silaturahmi, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menyelenggarakan kegiatan Buka Bersama pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Hotel Royal Darmo Malioboro. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang sarat makna spiritual dan penguatan nilai perusahaan.
Acara dihadiri oleh Komisaris Utama, Direksi, Kepala Bidang Bina Administrasi Keuangan Daerah beserta jajarannya, serta seluruh karyawan PT AMI. Kehadiran pimpinan dan seluruh elemen perusahaan dalam satu kesempatan mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi dalam menjalankan roda organisasi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Bapak Wahyu Saktiaji selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Saudara Pangestu Adi N. Suasana khidmat yang terbangun menjadi pengingat akan esensi Ramadan sebagai bulan refleksi, peningkatan kualitas diri, serta penguatan nilai keimanan.
Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat integritas dalam bekerja. Beliau menekankan bahwa sebagai perusahaan milik daerah, PT AMI memiliki tanggung jawab untuk terus bertumbuh secara profesional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Memasuki agenda inti, tausiyah disampaikan oleh Ustadz H. Nizam Zulfikar, S.I.P. dengan mengangkat tema yang sangat relevan dengan tagline perusahaan, yakni “Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat”. Tema ini dikupas secara mendalam melalui telaah perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan dan kepemimpinan. Dalam tausiyahnya, Ustadz Nizam mengajak seluruh hadirin untuk memahami makna “bergerak” sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW sejak usia muda. Pada usia yang relatif sangat muda yaitu 12 tahun, beliau sudah menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan belajar langsung dari kehidupan memalui keikut sertaan beliau berdagang Bersama pamannya.
Perjalanan berdagang dari Madinah menuju Syam yang berjarak kurang lebih 1.495 kilometer menjadi gambaran nyata bagaimana proses kehidupan membentuk karakter dan kapasitas seseorang. Dari perjalanan panjang tersebut, setidaknya terdapat tiga keterampilan utama yang terasah dalam diri Nabi Muhammad SAW.
Pertama, kemampuan fisik. Perjalanan jauh yang ditempuh dengan berjalan kaki maupun menunggang hewan dalam kondisi alam yang tidak selalu bersahabat melatih ketahanan dan kekuatan fisik beliau. Hal ini mengajarkan bahwa proses bertumbuh memerlukan daya tahan dan konsistensi dalam menghadapi tantangan.
Kedua, kemampuan komunikasi. Dalam perjalanan dagang tersebut, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan berbagai latar belakang suku dan budaya. Interaksi yang luas membentuk kecakapan komunikasi yang sangat baik. Kemampuan ini membuat banyak orang tertarik pada barang dagangan beliau sekaligus pada pribadi beliau sendiri. Di sinilah kita belajar bahwa komunikasi yang baik adalah kunci dalam membangun kepercayaan dan memperluas jaringan.
Ketiga, keterampilan bisnis. Pengalaman berdagang sejak usia muda membentuk insting bisnis dan kecermatan dalam melihat peluang. Namun, di atas seluruh keterampilan tersebut, terdapat satu modal utama yang menjadikan beliau istimewa, yakni kejujuran. Integritas Nabi Muhammad SAW membuat beliau mendapat julukan Al-Amin, yang berarti orang yang amanah dan dapat dipercaya.

Ustadz Nizam menegaskan bahwa kejujuran adalah fondasi utama dalam dunia usaha. Kepercayaan adalah aset yang jauh lebih bernilai dibandingkan keuntungan sesaat. Dengan integritas yang terjaga, pertumbuhan akan datang secara berkelanjutan dan membawa keberkahan. Dari proses “bergerak” inilah Nabi Muhammad SAW kemudian “bertumbuh”. Dengan keterampilan yang terasah dan integritas yang terjaga, beliau menjadi pribadi yang mampu secara ekonomi. Namun, keberhasilan tersebut tidak menjadikan beliau lalai atau hidup dalam kemewahan berlebihan. Justru sebaliknya, beliau tetap hidup dalam kesederhanaan.
Inilah makna “tebar manfaat” yang menjadi bagian penting dalam tausiyah tersebut. Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan umatnya. Beliau senantiasa berbagi kepada mereka yang membutuhkan dan selalu berupaya merasakan kesulitan umatnya. Kepedulian sosial dan empati menjadi ciri kepemimpinan beliau.
Ustadz Nizam mengingatkan bahwa kesuksesan sejati bukan hanya tentang pencapaian materi, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain. Prinsip inilah yang sangat selaras dengan nilai-nilai yang diusung PT AMI sebagai perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan sekaligus kontribusi sosial.
Tema “Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat” bukan sekadar tagline, melainkan arah perjalanan perusahaan. Bergerak berarti terus berinovasi dan responsif terhadap perubahan. Bertumbuh berarti meningkatkan kapasitas, kualitas layanan, serta profesionalisme. Sementara tebar manfaat berarti memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan membawa dampak positif bagi masyarakat dan daerah.
Tausiyah yang disampaikan secara inspiratif ini menjadi refleksi bersama bagi seluruh insan PT AMI untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta memperluas kontribusi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan sesi foto sebagai simbol kebersamaan Ramadan 1447 H. Menjelang waktu Magrib, seluruh hadirin berbuka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kemudian melaksanakan Salat Magrib berjamaah.
Melalui kegiatan Buka Bersama ini, PT AMI tidak hanya mempererat hubungan antar pimpinan dan karyawan, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual dalam menjalankan amanah perusahaan. Ramadan menjadi momentum untuk menata niat, memperbaiki diri, dan meneguhkan komitmen terhadap kinerja yang berintegritas.
Dengan semangat “Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat”, PT AMI optimis melangkah ke depan sebagai perusahaan yang tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
Semoga nilai-nilai Ramadan senantiasa menjadi energi positif bagi seluruh insan PT AMI dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya.

Kunjungan Kerja Dalam Daerah Komisi B DPRD DIY dalam rangka Monitoring Optimalisasi Potensi Pendapatan dan Aset PT AMI
Yogyakarta, 11 Juli 2025 – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan kunjungan kerja ke kantor PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) pada Jumat, 11 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan legislatif terhadap pengelolaan aset dan potensi pendapatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Daerah DIY.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo yang memberikan pemaparan mengenai struktur unit usaha, capaian kinerja, tantangan operasional, serta strategi pengembangan perusahaan ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, PT AMI menjelaskan peran enam unit usaha yang saat ini dikelola, yaitu:
- Unit Transportasi
- Unit Air Minum
- Unit Pariwisata
- Unit Realty
- Unit Percetakan
- Unit Pertambangan
“PT AMI berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai akselerator pembangunan daerah. Seluruh unit usaha dikembangkan secara adaptif dan terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Ir. Priyatno dalam sambutannya.
Komisi B DPRD DIY menyampaikan apresiasi atas kinerja PT AMI, sekaligus mendorong penguatan aspek tata kelola, struktur organisasi, dan diversifikasi usaha. Ketua Komisi B, Andriana Wulandari, menyatakan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan kontribusi maksimal BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjamin akuntabilitas dalam pengelolaan aset publik.

“Kami melihat potensi PT AMI sangat strategis. Diperlukan penguatan struktur, SOP yang jelas, serta pemetaan usaha yang lebih tajam agar bisa memberikan manfaat yang optimal bagi daerah,” jelasnya.
Melalui kunjungan ini, Komisi B berharap PT AMI dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan serta membuka peluang kemitraan yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kunjungan Kerja ke PT Taru Martani, Perkuat Kerja Sama Antar BUMD DIY
Yogyakarta, 18 Juli 2024 – Pihak PT AMI melakukan kunjungan ke Kantor PT Taru Martani yang berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Kunjungan ini bertujuan untuk membuka peluang kerja sama antara kedua belah pihak, yang diharapkan dapat menjadi sinergi BUMD DIY dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Jajaran Direksi dan perwakilan PT AMI disambut hangat oleh Direktur Utama PT Taru Martani, Bp. Widayat Joko Priyanto; Direktur Keuangan & Umum PT Taru Martani, Ibu Anis Richana; dan Kepala Divisi Pemasaran & Umum, Bp. Slamet.
Dalam kunjungan ini, Direksi PT AMI juga menyampaikan selamat kepada Bp. Widayat Joko Priyanto selaku Direktur Utama PT Taru Martani, Ibu Anis Richana selaku Direktur Keuangan dan Umum PT Taru Martani, serta Bp. Mokhamad Jamaludin selaku Komisaris Utama PT Taru Martani yang baru saja dilantik pada 9 Juli 2024 lalu di Bangsal Kepatihan.
Pihak PT AMI juga mengajukan kerja sama terkait penawaran jasa percetakan untuk kemasan cerutu yang diproduksi oleh PT Taru Martani. Selain itu, PT AMI menyampaikan rencana pembangunan kantor baru yang berlokasi di kawasan Baciro, sebelah kantor PT Taru Martani.
Saat ini, PT Taru Martani bergerak dalam beberapa jenis bisnis. Dalam diskusi, Pihak PT Taru Martani menyampaikan bahwa selain mengola bisnis inti sebagai produsen cerutu dan Tembakau Iris Sauce (TIS), perusahaan tersebut juga mengembangkan bisnis café dan resto. PT Taru Martani juga melakasanakan penugasan dari Pemda DIY terkait pengelolaan cadangan pangan DIY dan akan mengembangkan bisnis di sektor komoditi pertanian.
